Langsung ke konten utama

MEMILIKI KESETIAAN KEPADA TUHAN


Kesetiaan merupakan impian bagi setiap pasangan bukan, tidak peduli seberapa tampan dan cantiknya pasanganya namun bila terus menyakiti hati karena suka berkhianat, itu sama sekali tidak berarti lagi kan.

Demikian pula hidup di dalam Tuhan selalu di tuntut kesetiaan, sebelum kita tahu apa arti kesetiaan, Tuhan sudah memberikan contoh dengan Pribadinya sendiri yang setia, setia dalam banyak hal terhadap kita.

  • Setia memelihara kehidupan.
  • Setia dalam segala janjiNya.
  • Setia kepada hukum sehingga Dia adil dalam segala hal.
  • Setia dalam mengasihi kita, berbahaya bukan, kalau Tuhan tidak setia, bisa di php kita.
Kesetiaan dari pihak Tuhan sudah pasti tidak perlu diragukan lagi, apa yang telah Dia perbuat untuk kita adalah wujud nyata atas kesetiaanNya, dari Tuhan kita diajarkan banyak nilai-nilai kebaikan agar kita seturut dengan hatiNya yang setia.

Ketika Tuhan mengajari kita ini itu, bukan berarti Tuhan menekan kebebasan kita akan tetapi Tuhan harus melakukan itu agar manusia mempunyai aturan yang bisa membuat kehidupan ini tetap berjalan dengan semestinya, jikalau hidup tidak ada aturan yang dibuat maka akan terjadi banyak kekacauan karena setiap orang akan mencari jalanya masing-masing dan mengabaikan hak-hak sesamanya, lagi pula pelajaran dari Tuhan itu bukanlah pelajaran tentang kejahatan atau harus menyakiti sesama tetapi supaya kita saling mengasihi, terpujilah Tuhan karena Tuhan itu memang baik, dan kebaikanNya diajarkanNya kepada kita agar kita memiliki martabat dan kehormatan sebagai ciptaan yang spesial dan berharga di hadapanNya, apakah yang berharga itu? yang berharga adalah hati kita. Dimana Yesus dalam injil berkata "Dimana hartamu berada disitu hatimu berada".

Jikalau Tuhan harus mengadili setiap orang pada akhirnya, apakah Dia tidak setia mengasihi manusia? Coba kita tempatkan posisi itu kedalam diri kita, ambil dimana kita dalam posisi kita sangat tulus hati mengasihi seseorang, berbagai hal telah kita lakukan baginya, bahkan kita sampai-sampai lupa pada hak kita sendiri demi supaya yang kita sayangi itu bahagia, akan tetapi yang kita sayangi itu terus saja menyakiti hati kita, kita tidak dihargainya, kita bahkan dipukulnya, dihinanya, di gosipkan hal yang tidak benar terhadap kita. Dia begitu memusuhi kita tanpa sebab padahal kita sudah berbuat baik padanya. Bagaimana akhir cerita selanjutnya jawabanya ada pada kita masing-masing

Tuhan setia akan kasihnya kepada kita namun Dia juga setia pada hukum keteraturan dunia. Siapa yang menentang hukum sama dengan orang yang tidak mau mendapatkan kasihNya, menolak Dia artinya memusuhiNya dan tidak hidup di dalam Dia dan lebih memilih keadilan dalam pengadilan Tuhan.

Menjadi setia bukanlah hal yang bisa otomatis bisa dimiliki oleh seseorang tetapi ada proses di dalamnya, dimana proses itu telah menjadi pondasi yang kuat dalam karakter seseorang yang menentukan banyak pandangan hidup yang dibangun diatasnya kemudian sebagai bangunan hatinya.

Untuk memiliki kesetiaan terhadap Tuhan kita perlu memiliki setidaknya memiliki beberapa hal ini dalam mindset kita:

1.Menyadari bahwa Tuhan adalah kebenaran.

Yesus pernah berkata "Akulah jalan, kebenaran, dan hidup.Tidak seorangpun datang kepada Bapa kalau tidak melalui aku". Ada banyak ayat lain yang menyatakan pribadi Yesus, tetapi cukup satu Firman yang menancap dalam di dalam hati kita maka bangunan hati kita dibangun dengan pondasi yang kokoh tidak akan pernah mudah goyah dengan segala terpaan keadaan dari luar.

Tujuan dari hidup adalah hidup itu sendiri bukan, dan di dalam hidup ada kebenaran, dan kebenaran itu yang membawa orang untuk bisa berada dalam hidup yang kekal, sebab kebenaran itu adalah Tuhan, dan Tuhan itu kekal. Menyadari akan hal ini menyadarkan kita mengapakah kita perlu setia mencari dan hidup dalam kebenaran yaitu karena berjalan dan hidup di dalamnya membuat kita tidak binasa dan mengenal apa yang benar di dalam dia, ketika kita tahu apa yang benar tentu akan membuat kita sangat bersuka cita bukan, seperti halnya orang menemukan harta karun di dalam tanah lalu dia pulang menjual apa yang di milikinya untuk membeli tanah itu agar bisa mendpatkan apa yang jauh lebih berharga dari apa yang di milikinya sebelumnya, harta karun yang jauh lebih melimpah.

2.Menyadari bahwa Tuhan sangat menyayangi kita.

Ketika pasangan kita setia menyayangi kita,bagaimanakah perasaan kita, tega kah kita mengkhianatinya? Demikian Tuhan jauh mengasihi kita lebih daripada kasih yang diberikan dunia kepada kita, Dia telah datang kedunia di dalam diri Yesus hanya demi yang disayangiNya  supaya mendapatkan pengampunan atas keadilan Tuhan di hari pengadilan karena tidak seorangpun tidak bercacat di dunia ini, namun Dia yang tidak bercacat menjadikan diriNya seolah seperti kita supaya dalam pengorbananNya mewakili diri kita atas hukuman yang seharusnya kita tanggung sehingga di dalam Dia kita di layakan dan mendapat pengampunan hidup.

Maukah kita mengkhianati betapa besar kasihNya itu kepada kita yang telah mengutus DiriNya sendiri yang disebut orang sebagai AnakNya yang tunggal untuk menjadi seolah serupa dengan kita untuk menangung segala sengsara dan kelemahan kita? Dia mengasihi kita dengan tulus lebih dulu, supaya kita belajar dan boleh mengetahui apa itu kasih, ketulusan, kesetiaan, dan keadilan di genapi di dalam Dia, dan Dia melakukan semua itu hanya untuk kita yang mau hidup di dalam Dia supaya Diapun ada di dalam kita.

3.Memiliki kasih kepada Tuhan.

Kita tidak bisa memulai langkah kita jika kita tidak punya kasih akan Allah, jikalau kasih akan Allah itu ada dalam hati kita oleh karena kita menyadari siapa kita dan siapa Tuhan bagi kita, maka kasih kepada Tuhan akan tumbuh seiring waktu dimana kita semakin mengenal Dia, dimana Tuhan memberikan hidupNya sendiri supaya kita beroleh hidup di dalam Dia sendiri di dalam kebenaranNya di setiap apa yang Dia ajarkan kepada kita semua. Cinta kasih adalah kekuatan dan motivasi yang memampukan orang untuk melakukan segala hal dengan setia dan tulus, karena cinta kasih adalah kerelaan dan bahkan kita bahagia jika bisa melakukanya untuk yang kita sayangi. Dan siapa yang mengasihi Tuhan itu? adalah dia yang mau percaya dan hidup di dalam FirmanNya.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenali PribadiNya membawa pada kehidupan

Yeremia 9:23-24 Beginilah firman TUHAN: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya,  tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN."  Dia sumber dari segala sesuatu Apa gunanya meninggikan diri atas apapun selain Dia, bukankah segala sesuatu bersumber dariNya dan segala apapun dibawah kolong langit adalah milik kepunyaanNya. Dia memberi sesuatu pada manusia seperti seorang ayah memberi hadiah pada anak-anaknya, lagipula bisakah manusia hidup dengan sendirinya tanpa nafas kehidupan dariNya atau apakah manusia memiliki akal dengan sendirinya bila Dia tidak memberikan hikmat pengetahuan & kebijaksanaan dalam diri seseorang maka manusia hanya menjadi mak...

MERAJUT KEBAHAGIAAN DALAM KEPERCAYAAN

Bahagia adalah suatu rasa yang ada dalam hati karena kita merasakan kebaikan terhadap suatu hal yang menyenangkan hati itu sendiri. Setiap orang berharap memperoleh kebahagiaan itu, sebab hidup tanpa kebahagiaan adalah hidup yang terasa kosong, tanpa semangat dan bahkan tidak berharap untuk hidup jauh lebih lama lagi, sebab tidak lagi memiliki motivasi yang menjadi tenaga pendorong untuk mencapai sesuatu sebagai alasan hidup. Menjadi bahagia memang bukan suatu hal yang mudah bagi seseorang bila sudah terjebak di dalam suatu masalah, apalagi masalah yang pelik dan belum ditemukan cara mengatasinya dan semakin lama masalah tersebut mengendap dan tidak terselesaikan akan semakin membebani hati dan pikiran sehingga sangat rentan menjadi stress dan depresi, dari yang awalnya sakit dalam hal rohani dapat menjalar pada sakit secara jasmani, contoh sederhananya sakit kepala karena berpikir terlalu berat. Apakah hal yang bisa mempengaruhi seseorang menjadi bahagia atau tidak? tentu sem...

YUK KITA BELAJAR HIDUP JUJUR

Pengertian Tak kenal maka tak sayang dan tak sadar maka tak melakukan, karena setiap orang berbuat berdasarkan apa yang mereka pahami. Saya punya suatu cerita : Pada suatu hari di saat cuaca yang panas datanglah seorang asing dari perjalanan yang jauh, karena cuaca yang panas itu dia beristirahat singgah di suatu tempat dan kemudian berusaha mencari air untuk bisa diminum, lalu dia melihat ada sebuah botol di dekatnya yang berisi air yang menggiurkan karena kelihatanya begitu segar jikalau diminum, tanpa basa-basi dia mengambilnya lalu meminumnya, lalu tak lama kemudian dia mati, lho kenapa bisa meninggal? ternyata di minumnya adalah air racun. Salah siapakah disini? tentu saja racun tetaplah racun, tidak ada gunanya jikalau berdebat dengan si racun dengan berharap dia kalah debat lalu dia tiba-tiba menjadi tidak berbahaya jika di minum, namun siapapun yang meminum si racun yang satu ini pasti akan mati. jadi hanya ada dua pilihan untuk menghadapi si racun ini yaitu meminumnya untu...