Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

MERAJUT KEBAHAGIAAN DALAM KEPERCAYAAN

Bahagia adalah suatu rasa yang ada dalam hati karena kita merasakan kebaikan terhadap suatu hal yang menyenangkan hati itu sendiri. Setiap orang berharap memperoleh kebahagiaan itu, sebab hidup tanpa kebahagiaan adalah hidup yang terasa kosong, tanpa semangat dan bahkan tidak berharap untuk hidup jauh lebih lama lagi, sebab tidak lagi memiliki motivasi yang menjadi tenaga pendorong untuk mencapai sesuatu sebagai alasan hidup. Menjadi bahagia memang bukan suatu hal yang mudah bagi seseorang bila sudah terjebak di dalam suatu masalah, apalagi masalah yang pelik dan belum ditemukan cara mengatasinya dan semakin lama masalah tersebut mengendap dan tidak terselesaikan akan semakin membebani hati dan pikiran sehingga sangat rentan menjadi stress dan depresi, dari yang awalnya sakit dalam hal rohani dapat menjalar pada sakit secara jasmani, contoh sederhananya sakit kepala karena berpikir terlalu berat. Apakah hal yang bisa mempengaruhi seseorang menjadi bahagia atau tidak? tentu sem...

MARI KITA BELAJAR UNTUK MENJADI SABAR

Setiap orang memang memiliki karakternya masing-masing tentu semua itu juga dapat dipengaruhi oleh apa yang telah dilihat, dirasakan, didengar yang berulang-ulang dalam lingkunganya sehingga bertumbuh secara otomatis membentuk kebiasaan dan menjadi karakter pribadi sebagai respon terhadap pengaruh dari luar. Lalu apakah kebiasaan tidak dapat dirubah? bisa dirubah ataupun tidaknya itu tergantung pada orang yang bersangkutan, karena setiap orang memiliki hati dan pikiran, selama hati dan pikiran seseorang membuka diri terhadap perubahan maka perubahan itu kapanpun bisa terjadi, namun sebaliknya bila seseorang menutup diri dan bertahan terhadap pengaruh dari luar maka siapapun tidak akan dapat mengubah kebiasaanya, entah itu kebiasaan baik ataupun buruk, jadi segala perubahan tergantung pada kesadaran diri dan kerelaan hati orang tersebut. Apakah yang dapat membuat seseorang mau membuka diri terhadap perubahan? jawabanya karena memiliki rasa "PERCAYA" , percaya terhadap p...

Mengenali PribadiNya membawa pada kehidupan

Yeremia 9:23-24 Beginilah firman TUHAN: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya,  tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN."  Dia sumber dari segala sesuatu Apa gunanya meninggikan diri atas apapun selain Dia, bukankah segala sesuatu bersumber dariNya dan segala apapun dibawah kolong langit adalah milik kepunyaanNya. Dia memberi sesuatu pada manusia seperti seorang ayah memberi hadiah pada anak-anaknya, lagipula bisakah manusia hidup dengan sendirinya tanpa nafas kehidupan dariNya atau apakah manusia memiliki akal dengan sendirinya bila Dia tidak memberikan hikmat pengetahuan & kebijaksanaan dalam diri seseorang maka manusia hanya menjadi mak...